Category: Adsense

  • Cegah Klik Iklan AdSense Sendiri dengan Google Publisher Toolbar Chrome

    Cegah Klik Iklan AdSense Sendiri dengan Google Publisher Toolbar Chrome

    Cegah Klik Iklan Sendiri (AdSense) dengan Google Publisher Toolbar Chrome
    INVHO.com – Sebagai seorang publisher iklan adsense, tentu sangat berhati-hati. Sedikit kesalahan saja bisa berakibat fatal terhadap akun adsense, yaitu bisa di susped atau langsung di banned.
    Insiden kecil yang sering terjadi pada publisher adsense adalah melakukan klik iklan adsense sendiri. Melakukan klik iklan sendiri walaupun pada dasarnya adalah hal yang tidak disengaja namun itu bukan hal yang wajar bagi Google.
    Kapan melakukan klik iklan adsense sendiri, maka harus segera melaporkan insiden tersebut melalui form pengaduan invalid klik adsense yang telah disediakan.
    #Cara Melaporkan Klik Iklan Sendiri (AdSense)
    Melaporkan klik iklan adsense sendiri adalah solusi pertama yang wajib dilakukan walaupun hal tersebut dilakukan secara tidak disengaja. Caranya : 
    1. Kunjungi halaman pengaduan Google AdSense berikut :

    https://support.google.com/adsense/contact/invalid_clicks_contact



    2. Silahkan isi form yang disedikan dengan benar, sesuai dengan yang sebenarnya terjadi, cara pengisian form nya sebagai berikut :
    • Nama : Silahkan isi dengan nama Anda sesuai dengan data pada email yang digunakan saat daftar google adsense.
    • Alamat Email : Isi alamat email yang digunakan di akun google adsense, biasanya otomatis terisi.
    • ID Penanyang : ID penayang ini dapat Anda temukan pada dashbord google adsense atau bisa juga diihat di kode iklan adsense.
    • URL lokasi tampilan kode iklan : Masukan URL halaman blog Anda, yang menampilkan iklan yang tidak sengaja Anda klik.
    • Topik : Silahkan pilih topik “Melaporkan aktivitas yang tidak biasa pada account saya”.
    • Tanggal dan Waktu aktifitas klik : Masukan tanggal dan waktu kejadian. Gunakan format waktu standar misalnya 20/07/2017 (optional).
    • Paragraf yang menjelaskan alasan tentang aktivitas klik yang menurut Anda tidak sah : Silahkan uraikan kronologi terjadinya klik iklan sendiri. Maksimal deskripsi 1000 karakter (optional).
    • Harap sertakan data apa pun dari log atau laporan lalu lintas situs, aplikasi seluler, dan/atau saluran YouTube Anda yang menunjukkan alamat IP, perujuk, atau permintaan mencurigakan yang dapat menjelaskan terjadinya aktivitas tidak valid : Anda bisa isi dengan memasukkan IP address (Internet Protocol), provider, dan lain sebagainya (optional).
    • Terakhir, klik tombol kirim.

    Jika form pengaduan Anda berhasil dan sudah ditanggapi, saldo yang sudah diterima dari klik iklan sendiri akan dikembalikan.

    #Cegah Klik Iklan AdSense Sendiri dengan Google Publisher Toolbar Chrome
    Jika insiden klik iklan adsense sendiri sudah Anda alami tentu ada rasa was-was yang cukup berlebihan. Karena itu, kita perlu sebuah solusi atau cara agar kerjadian tersebut tidak terulang lagi.
    Nah, salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menambahkan ekstensi Google Publisher Toolbar Chrome. Bagaimana caranya? Simak langkah-langkahnya berikut ini:

    1. Kunjungi Google Publisher Toolbar dengan menggunakan browser Chrome.
    2. Kemudian klik tombol +Tambahkan ke Chrome
    3. Tunggu sampai proses unduh selesai.
    4. Jika sudah selesai, silahkan liat dipojok kanan atas browser Chrome. Disana ada icon baru berwarna biru mirip huruf “Z” miring.
    5. Tekan icon Google Publisher Toolbar tersebut, kemudian pilih Account dan aktifkan adsense dengan geser tombol jadi Enable.
    6. Sampai tahap ini, adsense sudah terkait dengan Google Publisher Toolbar. Terakhir silahkan geser tombol Ad Overlays ke On.
    Google Publisher Toolbar Chrome
    Ekstensi Google Publisher Toolbar bermanfat untuk mengecek penghasilan adsense secara lifetime tanpa harus login ke dashboard adsense. Selain itu, Google Publisher Toolbar Chrome berfungsi mencegah publisher klik iklan adsense sendiri.
    Jika Google Publisher Toolbar Chrome adsense sudah aktif, secara otomatis iklan adsense di blog akan tertutup namun masih terlihat serta berwarna hijau. Saat kita arahkan kursor ke iklan tersebut maka kursor akan berubah menjadi tanda bulat berwarna merah yang mendakan bahwa iklan tidak bisa di klik.
    Itulah sedikit cara mencegah klik iklan adsense sendiri dengan Google Publisher Toolbar Chrome. Semoga bermanfaat.
  • Cara Membuat dan Memasang Iklan In-Feed Google AdSense

    Cara Membuat dan Memasang Iklan In-Feed Google AdSense

    Iklan In-Feed

    INVHO.com – Iklan in-feed adalah salah satu terobosan model iklan baru dari Google AdSense, kehadiran model iklan in-feed ini diharapkan mampu meningkatkan CTR iklan di blog.

    Model iklan in-feed sepertinya akan mendapat respon yang sangat baik bagi pubhliser AdSense, karena selain meningkatkan CTR seperti yang saya sebut diatas, jenis iklan ini bentuknya lebih menarik. In-feed dipasang di antara daftar artikel layout postingan dan tentunya bisa disesuaikan.

    #Sesuaikan Iklan In-Feed
    Sebelum memasang jenis iklan ini sebaiknya pahami dulu template blog Anda agar nantinya pada saat membuat unit iklan in-feed langsung sesuai dengan template. Nah, apa saja yang harus diketahui? berikut :

    • Jenis font yang digunakan
    • Ukuran font judul artikel di home page
    • Ukuran font deskripsi artikel
    • Ukuran gambar di home page
    • Border jika ada

    Untuk mempermudah mengetahui kelima element di atas, saya sarankan untuk memanfaatkan fungsi Inspect Element dengan menggunkan browser Mozilla Firefox.

    #Cara Membuat Iklan In-Feed Google AdSense
    Membuat unit iklan in-feed tidak akan ribet jika sudah mengetahui point di atas. Berikut cara membuat iklan in-feed google adsense :

    Iklan In-Feed
    • Silakan masuk ke dashboard AdSense, klik My Ads → Content → Ad Units → Unit Iklan Baru.
    • Selanjutnya akan muncul tampilan baru dimana Anda disuruh memilih jenis iklan yang akan dibuat. Perintahnya kurang lebih seperti ini “What type of ad would you like to create?”.
    • Setelah Anda pilih jenis iklan in-feed, saatnya Anda pilih lagi feed yang sesuai dengan model home page blog Anda dengan menekan tombol select.
    • Tahap terakhir, lakukan setting tampilan iklan in-feed nya. Dimulai dari global options, image, headline, description, url & button. Jika semua susah di setting klik Save And Get Code.
    • Jika sudah mendapatkan kodenya, pastikan kode iklan in feed nya di parse dulu sebelum memasangnya di dalam template blog.

    # Cara Pasang Iklan In Feed Google AdSense
    Karena iklan ini sifatnya menyesuaikan, maka cara pasang iklan in-feed ini pun harus dilakukan penyesuaian di dalam template. Anda harus menambahkan beberapa script di dalam template, apa saja itu? Simak langkah-langkah berikut :
    1. Silahkan masuk ke dashboar blogger → klik Themes  → Edit HTML
    2. Silahkan cari kode dibawah ini dengan tekan Control + Find (Ctrl+F)

    <b:loop values='data:posts' var='post'>

    3. Jika sudah ketemu, silahkan tambahkan kode tersebut dengan kode index=’x’, sehingga hasilnya seperti dibawah ini :

    <b:loop values='data:posts' var='post' index='x'>

    Catatan:
    Biasanya kode diatas akan lebih dari 1 (satu), namun saya sarankan mencoba kode yang pertama atau kode yang pertama kali Anda temukan saat mencari dengan Ctrl+F.


    4. Selanjutnya, silahkan Anda cari kode <div class=’post-outer’> , tambahkan kode dibawah ini tepat berada dibawah kode <div class=’post-outer’>.

    <b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot; and data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
    <b:if cond='data:x==1'>
    <div class='post'>
    Kode Iklan In-Feed
    </div>
    </b:if>
    <b:if cond='data:x==3'>
    <div class='post'>
    Kode Iklan In-Feed
    </div>
    </b:if>
    </b:if>

    Catatan:
    Jangan lupa ganti tulisan Kode Iklan In-Feed dengan kode iklan yang sudah Anda buat tadi dan silahkan ganti angka 1 dan 3 untuk meyesuaikan letak unit iklan in-feed di home page. Anda bisa juga memasang 1 unit iklan in-feed saja di home page dengan menghapus kode :

    <b:if cond='data:x==3'>
    <div class='post'>
    Kode Iklan In-Feed
    </div>
    </b:if>

    5. Terakhir, silahkan save template dan selesai.

    Karena iklan in-feed masih menyesuaikan dengan template blog Anda, maka biasanya iklan belum muncul, hanya space kosong / blank. Jadi harus menunggu, untuk di blog ini sendiri kurang lebih 5-6 jam baru iklan in-feed nya tayang.

    Semoga bermanfaat.

  • Cara Pasang Kode Iklan AdSense di AMP Template Blogger

    Cara Pasang Kode Iklan AdSense di AMP Template Blogger

    Cara-Pasang-Iklan-AdSense-di-AMP-Template-Blogger

    INVHO.com – Akhirnya ada kesempatan menulis di blog ini tepatnya di bulan ramadhan, Alhamdulillah. Singkat saja, beberapa waktu lalu saya coba menggunakan AMP template di blog yang lain, walaupun masih menggunkan template free tapi ini cukup membantu saya untuk memahami bagaimana cara penggunaan AMP template blogger.

    AMP template blogger sebenarnya hampir sama dengan template pada umumnya (jika tidak jeli), hanya saja ada yang berbeda pada penerapan kode iklan AdSense. Nah, hal tersebut yang akan saya share dalam tulisan kali ini yakni bagaimana cara pasang kode iklan AdSense di AMP template blogger.

    Awalnya saya menerapkan kode iklan AdSense di AMP template blogger dengan menggunakan kode iklan langsung dari laman AdSense. Saya pikir semuanya baik-baik saja, karena iklan tetap muncul tanpa kendala. Namun, di hari berikutnya tepatnya di Search Console ada pesan yang mengatakan “Kesalahan di laman AMP”. Ternyata kesalahan tersebut berasal dari kesalahan penerapan kode iklan AdSense di AMP template blogger.

    Saya pun mencoba memperbaiki dengan mengikuti beberapa tautan dari Search Console, ternyata cara penerapan kode iklan AdSense di AMP template blogger berbeda dengan template pada umumnya. Lalu bagaimana cara pasang kode iklan AdSense di AMP Template Blogger? Berikut langkah-langkah nya:

    1. Pastikan Anda sudah memasang js amp-ad

    Tempatkan script berikut di template blog Anda tepat di atas kode </head>

    <script async custom-element=”amp-ad” src=”https://cdn.ampproject.org/v0/amp-ad-0.1.js”></script>


    2. Untuk Tampak Atas Layar (Above The Fold)

    Tampak layar atas atau above the fold adalah tampilan layar begitu blog terbuka (tampilan yang pertama terlihat sebelum layar digulung ke bawah). Untuk unit iklan pada tampak layar atas ini (misalnya iklan di bawah header), sangat direkomendasikan untuk menggunakan unit iklan dengan fixed-height 100px (lebar iklan akan mengikuti lebar tempatnya berada, sementara tingginya akan tetap 100px). Dengan begitu, iklan yang tampil adalah iklan dengan tinggi di rentang 100px.

    Silahkan Anda gunakan kode amp-ad seperti di bawah ini :

    <amp-ad
    layout=”fixed-height”
    height=”100″
    type=”adsense”
    data-ad-client=”ca-pub-1234567891234567
    data-ad-slot=”1234567890“>
    </amp-ad>

    Jangan lupa di ganti data-ad-client dan data-ad-slot dengan iklan AdSense Anda.

    3. Untuk Iklan Di Tampak Layar Setelah Di-scroll (Below The Fold)

    Below the fold adalah bagian layar yang tampil setelah halaman di-scroll. Biasanya iklan ini di simpan di bawah postingan atau di atas dan di bawah komentar.

    Untuk iklan ini dianjurkan untuk menggunakan unit iklan dengan tinggi 250px. Di sini saya menggunakan layout=”fixed-height” sehingga iklan yang muncul adalah iklan yang memiliki tinggi di rentang 250px.

    Silahkan Anda gunakan kode amp-ad seperti di bawah ini :

    <amp-ad
    layout=”fixed-height”
    height=”250″
    type=”adsense”
    data-ad-client=”ca-pub-1234567891234567
    data-ad-slot=”1234567890“>
    </amp-ad>

    Jangan lupa di ganti data-ad-client dan data-ad-slot dengan iklan AdSense Anda.
    Semoga bermanfaat.

  • Sudah Diterima AdSense Tapi Ditolak Lagi

    Sudah Diterima AdSense Tapi Ditolak Lagi

    Sudah Diterima AdSense Tapi Ditolak Lagi



    INVHO.com – Beberapa kasus belakangan ini terbilang cukup unik bagi peminat Google AdSense. Dalam forum IAPD (Indonesia AdSense Publisher Discussion, banyak sahabat blogger mengeluh karena sudah diterima AdSense tapi ditolak lagi.

    Apa penyebab AdSense ditolak?

    Sangat jelas, penyebab utama blog di tolak AdSense adalah karena memang belum layak atau belum memenuhi kriteria. Lalu, seperti apa kriteria blog yang layak untuk bisa di Approved AdSense? Untuk mengetahui layak tidaknya sebuah blog menjadi pubhlisher AdSense, sampai saat ini belum ada yang bisa menjelasakan secara pasti. Setiap blogger memiliki pengalaman yang berbeda-beda mengenai AdSense.

    Beberapa master blogger mengatakan, bahwa tidak ada ilmu pasti untuk memecahkan teka-teki AdSense. Selain itu, dikatakan juga bahwa AdSense itu penuh dengan misteri (mirip judul lagu), hehehe.

    Sudah diterima AdSense tapi ditolak lagi, kenapa?

    Banyak orang yang mendaftar AdSense dengan cara curang, salah satunya mendaftar dengan menggunakan AdMob. AdSense untuk AdMob terbilang mudah dan bisa diterima saat itu juga. Tanpa Aplikasi Mobile pun, pembuatan AdMob tetap bisa jalan.

    Jadi, salah satu penyebab akun AdSense sudah diterima kumudian di tolak lagi karena akun AdSense tersebut kemungkinan besar dikaitkan dengan AdMob. Perlu di ingat, AdMob hanya di peruntukkan untuk Aplikasi Mobile.

    Tambahan, ketika sudah diterima AdSense tapi ditolak lagi, kemungkinan besar masih dalam tahap review. Karena akun AdSense masih terkait dengan AdMob, kemungkinan besar kedua yang bisa terjadi adalah iklan akan tetap muncul di blog. Namun, pada dashboar AdSense bagian menu Iklan Saya, semua kode iklan yang sudah di buat akan menghilang.

    Karena kode iklan yang sudah dibuat menghilang, tentu perlu melakukan peningkatan AdSense untuk konten lagi, iya kan? Nah, selama peningkatan AdSense untuk konten, maka dipastikan iklan yang sudah muncul selama ini blog akan hilang, tersisa iklan kosong atau blank. Anehnya, kode iklan yang sudah di buat di menu Iklan saya akan muncul kembali, salin berkaitan namun bertolak.

    Kenali subjek email dari AdSense, seperti apa?

    Banyak yang sudah diterima AdSense tapi di tolak lagi. Untuk itu, coba kenali dan bedakan subjek email AdSense, kurang lebih seperti berikut :

    1. Akun Google AdSense Anda telah diaktifkan sepenuhnya.
    Jika subjek email seperti ini, kemungkinan masih bisa ditolak untuk beberapa hari kedepan. Berdasarkan pengalaman, subjek email ini akun AdSense masih dalam tahap review.

    2. Situs Anda sekarang terhubung ke AdSense.
    Jika subjek email seperti ini, kemungkinan besar sudah full approved.

    Kedua subjek email diatas hanya sebagian kecil kaitannya dengan sudah diterima AdSense tapi ditolak lagi. Untuk itu, hanya Anda sendiri selaku pemilik blog yang bisa mengetahui tolok ukur mengapa kemudian akun AdSense di tolak lagi. Semoga membantu.

  • Mengoptimalkan Penghasilan AdSense Dengan Membuat Saluran Khusus (Custom Channel)

    Mengoptimalkan Penghasilan AdSense Dengan Membuat Saluran Khusus (Custom Channel)

    Saluran Khusus (Custom Channel) Iklan AdSense

    INVHO.com – Salah satu cara untuk mengoptimalkan pendapatan AdSense adalah dengan membuat saluran khusus (custom channel). Saluran khusus berfungsi agar iklan yang Anda pasang lebih tertarget. Kenapa demikian? Karena dalam custom channel, Anda hanya memilih kategori iklan yang tententu dan biasanya akan Anda sesuaikan dengan niche blog.

    Saluran khusus (custom channel) nantinya akan di lihat oleh pihak pengiklan
    (advertiser). Dalam hal ini, advertiser memungkinkan akan memilih situs atau blog tertentu yang mereka anggap relevan dan sesuai sebagai target iklan mereka. Jika pihak pengiklan setuju dengan saluran khusus (custom channel) yang Anda buat, maka pihak pengiklan akan lebih untuk berani membayar kita dengan nilai CPC (Cost Per Click) yang tinggi.

    Cara Membuat Saluran Khusus (Custom Channel)

    Cara membuat saluran khusus (custom channel) sangat gampang, ikuti langkah-langkah berikut:
    *Perhatikan nomor urut disetiap gambar

    1.    Silahkan masuk ke dashboard AdSense
    2.    Setelah terbuka, silahkan klik menu iklan saya
    3.    Kemudian klik saluran khusus baru

    Saluran Khusus (Custom Channel) Iklan AdSense

    4.    Menu berikutnya, silahkan isi nama saluran 
    5.    Tambahkan unit iklan yang ingin Anda masukkan dengan klik tambahkan
    6.    Pada menu penargetan, silahkan Anda centang

    Saluran Khusus (Custom Channel) Iklan AdSense

    7.    Pada menu iklan muncul, isi di artikel mana iklan tersebut muncul (gunakan bahasa Inggris) 
    8.    Pada menu lokasi iklan, silahkan pilih beberapa lokasi
    9.    Untuk deskripsi, silahkan masukkan deskripsi situs Anda 
    10.  Terakhir pada bahasa situs, silahkan isi sesuai dengan bahasa situs Anda, lalu simpan.

    Saluran Khusus (Custom Channel) Iklan AdSense

    Sekarang Anda sudah membuat saluran khusus (custom channel) iklan adsense. Dalam waktu beberapa menit Anda bisa melihat status dari saluran
    khusus yang dibuat tadi. Jika pada menu Iklan saya dari Nama Custom Channel yang Anda buat pada bagian Status ada tulisan Aktif, maka Anda sudah berhasil.

    Kesimpulan

    Dengan membuat saluran khusus (custom channel), maka
    pengiklan lebih mudah untuk menemukan situs atau blog Anda. Ini merupakan peluang besar untuk Anda dalam mengoptimalkan penghasilan AdSense secara maksimal. Semoga bisa bermanfaat.

  • Kebijakan Baru! Jumlah Iklan AdSense Tidak Dibatasi Lagi

    Kebijakan Baru! Jumlah Iklan AdSense Tidak Dibatasi Lagi

    INVHO.com – Mendengar judul artikel ini “Kebijakan Baru! Jumlah Iklan AdSense Tidak Dibatasi Lagi” tentu merupakan sebuah kabar gembira bagi para publisher AdSense.

    Jumlah-Iklan-AdSense-Tidak-Dibatasi-Lagi
    source image twitter.com

    Betapa tidak, sebelumnya seperti yang kita ketahui bersama, batas jumlah maksimal unit iklan dalam satu halaman, yaitu:

    • 3 unit iklan Adsense untuk konten
    • 3 unit iklan tautan teks, dan
    • 2 unit iklan penelusuran

    Bukan cuma itu, sebelumnya ada juga batasan penggunaan unit iklan yang berukuran besar. Unit iklan yang berukuran besar maksimal hanya 1 dalam halaman yang diperbolehkan,
    seperti:

    • Maksimal 1 unit iklan berukuran 300×600 dalam satu halaman
    • Maksimal 1 unit iklan berukuran 300×1050 atau 970×250 dalam satu halaman
    • Maksimal 1 unit iklan berukuran 750×200 atau 580×400 dalam satu halaman

    Setelah kita meninjau kebijakan baru tersebut mengenai jumlah iklan yang tidak dibatasi lagi maka sekarang tentu kita sudah bisa:

    • Sekarang kita bisa memasang 3 atau lebih unit iklan dalam satu halaman.
    • Sekarang kita bisa memasang lebih dari satu unit iklan berukuran besar dalam satu laman
    • Ingat! kita hanya diperbolehkan unit memasang 1 unit iklan berukuran 320×100 di bagian paruh atas pada
      tampilan mobile, namun pada bagian paruh bawah, jumlah iklan tidak dibatasi.

    Mengapa Kebijakan Baru ini Ada?

    Mengapa kebijakan baru ini ada? karena Google menginginkan para publishernya untuk tidak menambahkan jaringan iklan lain. Selama ini publisher AdSense hampir menyadingkan iklan AdSense dengan jaringan iklan lain karena meraka merasa tidak puas dengan adanya batasan iklan dalam satu halaman.

    Batasan 3 unit iklan dalam satu halaman dapat dilihat pengaruhnya jika sebuah artikel sangat panjang, jumlah kata dalam artikel bisa 1000 atau bahkan lebih. Nah, jika hanya 3 unit iklan saja, maka itu terasa kurang mewakili artikel tersebut.

    Meski pihak Google sudah menghilangkan jumlah batasan iklan dalam satu halaman tapi kita tetap perlu mengontrol jumlah pemasangannya. Berikut kutipan kalimat yang menekankan hal tersebut:

    “Iklan dan materi promosi berbayar lainnya yang ditambahkan ke
    laman tidak boleh melebihi konten. Selain itu, konten yang Anda sediakan
    harus memberi nilai tambah dan menjadi titik fokus bagi pengguna yang
    mengunjungi laman.”

    Jika diartinkan, kita tetap harus mengontrol dalam penggunaan jumlah iklan dalam konten, jumlah iklan tidak boleh lebih banyak dari jumlah manfaat konten, konten yang kita pasangi iklan pun harus mampu memberi manfaat bagi pengunjung.

    Oleh karena itu jangan sampai kita seenaknya memasang jumlah unit iklan yang banyak tanpa mempertimbangkan kontennya. Google tetap akan melakukan review terhadap jumlah iklan yang berlebihan. Google secara tegas menjelaskan bahwa tetap bisa: 

    “Menonaktifkan
    penayangan iklan di laman yang tidak memberikan manfaat atau hanya
    sedikit manfaat dan/atau memiliki iklan berlebihan”.

    Kesimpulan

    Dengan adanya kebijakan baru ini, kita sebagai publisher tetap harus menjaga dan mengontrol diri dalam menempatkan jumlah iklan. Besar kecilnya penghasilan dari AdSense bukan dilihat dari berapa jumlah iklan yang kita pasang, tapi seberapa besar manfaat yang kita berikan kepada pengunjung melalui artikel. Semakin banyak manfaat dalam artikel yang kita sajikan, maka semakin besar pula jumlah pengunjung disitus atau blog kita. Dengan begitu pendapatan AdSense pun akan ikut bertambah, amin.

  • Cara Memasang Kode Iklan AdSense Lengkap

    Cara Memasang Kode Iklan AdSense Lengkap

    Cara Memasang Kode Iklan AdSense Lengkap
    source image seoh1.com

    INVHO.com – Ada banyak cara
    memasang kode iklan AdSense di blog dan cara memasangnya pun sebenarnya
    bisa dimana saja namun harus sesuai dengan ketentuan atau kebijakan
    AdSense itu sendiri. Sebelum saya memasang kode iklan AdSense
    di blog ini, saya sempat browsing ke blog tetangga untuk mencari tau
    cara memasang iklan AdSense. Banyak cara yang saya temukan seperti cara
    memasang kode iklan AdSense di bawah judul, di tengah artikel dan di
    akhir artikel.

    Ilmu yang dapat dari hasil browsing tentu sangat bermanfaat secara pribadi, oleh karena itu saya compare dengan apa yang saya tau dan hasilnya saya share dalam artikel ini “Cara Memasang Kode Iklan AdSense Lengkap“. Pada dasarnya memasang kode iklan AdSense ada 3 (tiga) cara, berikut:

    1.    Memasang Langsung

    Pasang langsung dengan menggunakan menu Earning (penghasilan) AdSense – Show ads on blog (pilih yes), kemudian ada 3 (tiga pilihan), pilih sesuai selera Anda. Lihat gambar:

    Memasang-Kode-Iklan-AdSense-1

    2.    Memasang Dengan Menggunakan Widget

    Pasang kode iklan AdSense dengan menggunakan widget bisa dengan:
    1.    Menempelkan kode iklan AdSense dari hasil copy dari dashbor Adsense (Iklan saya) kemudian paste di widget. Caranya:

    • Login ke AdSense
    • Pilih menu Iklan saya
    • Buat Unit iklan
    • Dapatkan kode, copy kode tersebut
    • Agar Iklan Adsense terlihat profesional dan ada tulisan judul iklan sebagai pembeda dengan laman situs, tambahkan kode berikut: 
    <div align=”center”>
    <span style=”color: #00FFFF ;”><span style=”font-size: x-small;”>Advertisement</span></span></div>
    <div style=”float:center;margin:0px 6px 6px 0px;padding:0px;”>
    <center>
    Kode Iklan AdSense Disini
    </script>
    </center>
    </div>
    •  Save
    2.    Menambahkan kode iklan AdSense dengan tambah gadget (Add a Gadget) kemudian pilih AdSense, seperti gambar berikut:

    Memasang-Kode-Iklan-AdSense-3

    3.    Memasang Dengan Menempatkan Dalam Template

    Pasang kode iklan Adsense dengan menempelkan secara langsung di template termasuk cara yang profesional, karena kita bisa menempelkan kode iklan AdSense sesuai yang kita inginkan. Ada banyak cara agar pendapatan AdSense lebih meningkat, salah satunya dengan penempatan kode iklan AdSense dengan benar dan tepat. Lalu dimana penempatan kode iklan AdSense seharusnya?
    Berikut 3 cara penempatan kode iklan adsense langsung dalam template: 

    #Memasang Kode Iklan AdSense Di Bawah Judul Artikel
    Cara pasangnya:

    • Login ke blog
    • Klik dasboard – Template – Edit HTML
    • Cari kode dibawah, gunakan Ctrl + F untuk mempermudah, biasanya kode dibawah dalam template ada banyak, gunakan kode yang ke-2 atau yang ke-3

    <data:post.body/>

    •  Letakkan kode dibawah tepat diatas kode <data:post.body/>
    <div style=’float:center; margin-right:15px;margin-bottom:15px’>
    Kode Iklan AdSense Disini
    </div>
    • Sebelum kode iklan dipasang, kode iklannya di parse dulu disini
    • Save template dan liat hasilnya

    #Memasang Kode Iklan AdSense Di Akhir Artikel

    Cara pasangnya:

    • Login ke blog
    • Klik dasboard – Template – Edit HTML
    • Cari kode dibawah, gunakan Ctrl +
      F untuk mempermudah, biasanya kode dibawah dalam template ada banyak,
      gunakan kode yang ke-2 atau yang ke-3

    <data:post.body/>

    •  Letakkan kode dibawah tepat dibawah kode <data:post.body/>  
    <b:if cond=’data:blog.pageType == &quot;item&quot;’>
    <div dir=’ltr’ style=’text-align: center;’ trbidi=’on’>
    <span style=’color: #00FFFF ;’><span style=’font-size: x-small;’>Advertisement</span></span></div>
    <div style=’float:center;margin:0px 6px 6px 0px;padding:0px;’>
    <center>
    Kode Iklan AdSense Disini
      </center>
    </div>
    </b:if>
    • Sebelum kode iklan dipasang, kode iklannya di parse dulu disini
    • Save template dan liat hasilnya 

    #Memasang Kode Iklan AdSense Di Tengah Artikel
    Cara pasangnya:

    • Login ke blog
    • Klik dasboard – Template – Edit HTML
    • Cari kode dibawah, gunakan Ctrl +
      F untuk mempermudah, biasanya kode dibawah dalam template ada banyak,
      gunakan kode yang ke-2 atau yang ke-3

    <data:post.body/>

    • Ganti kode <data:post.body/> dengan kode berikut:
    <div expr:id=’&quot;post1&quot; + data:post.id’/>
    <div class=’googlepublisherads’ style=’margin:20px 0′>
    <left>
    Kode Iklan AdSense Disini
    </left>
    </div>
    <div expr:id=’&quot;post2&quot; + data:post.id’><data:post.body/></div>
    <script type=’text/javascript’>
    var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);
    var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);
    var s=obj1.innerHTML;
    var t=s.substr(0,s.length/2);
    var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);
    if(r&gt;0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4);}
    </script>
    • Sebelum kode iklan dipasang, kode iklannya di parse dulu disini 
    • Save template dan liat hasilnya
    Itulah cara memasang kode iklan AdSense lengkap, Anda tinggal memilih mana cara yang lebih simple. Setelah coba dari beberapa cara di atas, Anda harus make sure bahwa iklan tersebut letaknya sesuai dengan posisi yang di inginkan, semoga membantu.
  • Cara Cegah dan Deteksi Adblock di Browser Untuk Adsense

    Cara Cegah dan Deteksi Adblock di Browser Untuk Adsense

    Deteksi Adblock di Browser Untuk Adsense



    Cara Cegah dan Deteksi Adblock di Browser Untuk Adsense – Kecanggihan browser semakin berkembang, banyak fitur baru yang diterapkan pada browser, salah satunya adalah adblock. Adblock pada browser dirancang khusus untuk memblokir iklan pada situs yang Anda kunjungi.

    Jika hampir semua pengguna Smartphone menggunakan browser yang mengaktifkan adblock maka apa yang akan terjadi dengan pemilik situs yang memperoleh penghasilan dari iklan seperti Google AdSense. Tentu mereka akan kehilangan penghasilannya.

    Menurut saya, adblock sangat tidak efektif untuk diterapkan, mengapa? Karena adblock hanya menguntungkan pada pihak pengguna dan tentu akan ada kerugian pada pihak pembuat konten atau artikel. Beberapa konten atau artikel yang di publish oleh pemilik situs telah dilengkapi dengan iklan. Tanpa adanya adblock maka si pemilik situs bisa mendapat klik iklan secara ikhlas dari pembaca.

    Dari beberapa browser yang pernah saya gunakan, ada dua browser yang menerapkan adblock yaitu Uc Browser dan Opera Mini. Untuk itu, Jika Anda seorang publisher AdSense maka Anda harus mengambil langkah untuk mencegah atau deteksi adblock di situs Anda.

    Cara cegah dan deteksi adblock di browser untuk adsense cukup mudah, Anda hanya perlu menyisipkan kode JavaScript JQuery di template situs Anda. Ikuti langkah berikut:

    1.    Edit template situs Anda, letakkan kode di bawah ini di antara <head> dan </head>

    <script src=”https://code.jquery.com/jquery-1.2.3.js”></script>



    2.    Pasang kode dibawah tepat di atas kode </body>

     <div id="Warning" style="display:none;background:white;width:100%;height:100%;position:fixed;top:0;z-index:3000;">Maaf, kami deteksi Adblock anda sedang aktif, matikan Adblock Anda untuk muat ulang laman</div>
    <script>  var deteksi=$("#deteksi").height();  if(deteksi==0){$("#Warning").show();}  </script> 

    3.    Silahkan pasang kode ini tepat berada dalam iklan AdSense Anda.

    <div id=”deteksi”> kode iklan Anda disini </div>

    Semoga artikel tentang cara cegah dan deteksi adblock di browser untuk adsense bermanfaat untuk Anda.

    🔔 Nonaktifkan versi seluler bagi blog dengan platform Blogger dan pastikan template Anda responsive.

  • Kapan Waktu Yang Paling Tepat Daftar Adsense

    Kapan Waktu Yang Paling Tepat Daftar Adsense

    INVHO.com – Apa itu AdSense dan kapan waktu yang paling tepat daftar AdSense? Banyak pertanyaan yang sering muncul seperti itu, tapi di artikel ini hanya akan menjawab pertanyaan kedua dan semoga penjabaran di bawah bisa mempermudah proses pendaftaran AdSense dan tentunya agar cepat dapat respon dari google di terima atau tidak.

    Waktu Yang Paling Tepat Daftar Adsense
    source www.pcmag.com

    Waktu yang paling tepat daftar AdSense adalah ketika Anda sudah
    yakin, yakin bahwa blog Anda memang sudah layak, layak bukan berarti
    karena content yang Anda publish sudah banyak dan layak bukan berarti
    usia blog sudah lama tapi layak yang saya maksud disini adalah bahwa
    Anda sudah layak jadi publisher AdSense. Kunci kesuksesan suatu blog ada
    pada Adminnya, Anda adalah penentu kapan waktu yang paling tepat daftar
    AdSense.

    Karena Anda sebagai penentu, maka saya harus pastikan bahwa semua
    yang Anda sajikan didalam blog Anda adalah 100% original, semuanya dari
    hasil karya dan kreativitas Anda sendiri, baik dari segi tulisan ataupun
    gambar, boleh saja mengambil gambar orang lain tapi jangan lupa
    menyertakan sumbernya, karena mungkin saja gambar tersebut memiliki
    lisensi hak cipta.

    Sebagai pertimbangkan yang cukup lengkap menurut saya, berikut 3 hal yang mungkin bisa Anda simak sebelum mengetahui kapan waktu yang paling tepat daftar AdSense.

    Usia Blog

    Ada
    yang bilang usia blog minimal harus berumur 6 bulan. Di pusat bantuan
    google sendiri usian 6 bulan itu hanya untuk negara India dan cina,
    tidak ada penjelasan untuk negara lain termasuk Indonesia. Cuma sedikit
    perlu di pertimbangan, jangan sampai blog dari beberapa negara termasuk
    indonesia mengacu ke kedua negara tersebut yaitu harus berusia 6 bulan.
    Namun dari berbagai pengalaman para blogger yang di terima AdSense,
    katanya blog mereka hanya kirasan 1 bulan sampai 3 bulan sudah di terima
    AdSense.

    Oleh karena itu, menurut saya dasar
    menjadikan umur blog sebagai pertimbangkan kapan waktu yang paling tepat
    daftar AdSense adalah dari segi persaingan saja, jika umur blog Anda
    masih baru maka tentu akan sulit untuk bersaing dengan blog lain yang
    memiliki umur yang cukup lama.

    Trafik atau Visitor

    Blog
    yang di sukai mesin Google adalah blog yang memiliki trafik atau
    visitor organik, disini saya tidak mengatakan jumlah trafik atau visitor
    blog Anda harus banyak sampa ribuan perhari. Ketika blog Anda sudah
    memiliki trafik atau visitor organik maka itu adalah waktu yang tepat
    daftar AdSense.

    Banyak blog memiliki trafik atau
    visitor yang banyak perhari namun tetap di tolak AdSense. Mengapa
    demikian? Tidak lain karena blog tersebut memperoleh trafik atau visitor
    hanya melalui proses share artikel atau konten ke media sosial secara
    berlebihan, selain itu mereka beli trafik atau visitor yang tak lain
    trafik atau visitor yang dibeli adalah bot. Oleh karena itu saya
    sarankan untuk menghindari cara instan yang terlalu berlebihan karena
    cara tersebut kurang menguntungkan untuk jadi publisher AdSense.

    Konten Original

    Salah
    salah alasan seseorang berkunjung ke blog Anda adalah karena ingin
    memperoleh informasi yang mereka butuhkan. Lalu bagaimana cara seseorang
    tersebut bisa sampai di blog Anda, tentunya harus ada akses, akses
    tersebut berupa mesin telusur seperti Google. Lalu bagaimana Google
    mengarahkan seseorang tersebut ke blog Anda jika apa yang Anda sajikan
    dalam artikel atau konten jauh dari kualitas. Perlu diingat bahwa blog
    tidak mempertimbangkan kuantitas artikel atau konten melainkan dari
    kualitas.

    Artikel atau konten original adalah kunci
    utama kesuksesan sebuah blog. Artikel atau konten original akan
    mengalirkan trafik atau visitor ke blog Anda dengan sendirinya. Jadi
    sama sekali tidak ada gunanya menyajikan sebuah informasi dari hasil
    jiplakan. Sebagai pemula Anda harus belajar dari situs portal berita,
    setiap hari mereka menyajikan informasi dengan topik yang sama dengan
    situs berita lainnya namun mereka memaparkan dengan ciri khas
    masing-masing.

    Ingat, semua yang instan tidak akan bisa
    bertahan lama. Mesin telusur Google tidak akan menempatkan artikel atau
    content di halaman pertama jika itu hasil dari copy paste. Anda akan
    susah memperoleh trafik atau visitor jika Artikel atau konten Anda
    berada di halaman ke 7 mesin telusur google.

    Waktu_paling_tepat_daftar_adsense
    Waktu Tepat Daftar AdSense

    Ketiga poin di atas adalah kunci waktu yang paling tepat daftar AdSense. saya hanya memaparkan dari sebuah pengalaman, Anda boleh ataupun tidak menerapkan ketiga poin tersebut diatas, kembali lagi bahwa keputusan kapan daftar AdSense berada di tangan Anda.
    Sebagai kesimpulan, kapan waktu yang paling tepat untuk daftar AdSense adalah ketika blog Anda sudah cukup umur mengudara, dengan umur tersebut maka blog Anda akan memperoleh trafik atau visitor organik yang tak lain trafik atau visitor yang Anda peroleh karena Anda menyajikan artikel atau konten yang original, bukan hasil copy paste. Dengan begitu Anda telah mengetahui kapan waktu yang tepat daftar AdSense.

  • What You Should Do to Get Approval from Google AdSense

    What You Should Do to Get Approval from Google AdSense

    INVHO.com – Google AdSense approval perhaps becomes one of the issues which often faced by newbie bloggers. There are many beginners which commonly get disapproval from this AdSense after they have made a number of posts in their website.

    Approval from Google AdSense
    source it.fotolia.com

    The problem is that when sometimes when you have followed the rules
    and policy strictly and the recommendations to fix it a, you remain
    getting the disapproval. In fact, the key of getting approval from the
    AdSense actually is not really difficult as long as you keep obeying
    their rules and policy. However, there are several factors that you need
    to concern since they play important role in contributing to the approval from AdSense.

    Approval Google AdSense
    AdSense Approved | INVHO.com
    Well-constructed Framework

    The framework refers to parts of the website such as homepage, posts, as well as archives. A homepage for example need to be constructed in great and interesting way since it builds the first impression when people visit your websites. It can be done by arranging various kinds of post category in the homepage.

    As alternative, you also can display the lists of plain post. Make sure that you never include any category in the list which directly linked to 404 error. In your website, you also can make several important pages such as about, contact, privacy policy, and disclaimer. One of the policies from AdSense that need to be fulfilled is that you need to give your real name in about page. Avoiding third-party programs and using Google Analytics can support the blog as well.

    Originality of content

    One of the factors assessed in order to get Google AdSense approval is originality. They will look down on you when you make a copyright content or poor quality post in the website. The majority of search engines probably are quite tricky to know whether you post original content or not, but if you use AdSense, you need to be aware of it. You can avoid copyright content by making posts which are valuable to the visitors of the website. You also need to avoid post in small amount of content since it can be detect by AdSense.

    Time of application

    In some of countries, people need to wait within a couple of months before they are able to use AdSense. When you just make a website or blog, it is no surprising if it is hard to get the approval. It is because search engines cannot reach your blog before it is fully built. Hence, it is quite normal to wait until several next months before your website actually obtain Google AdSense approval.