
Fujitsu adalah salah satu perusahaan teknologi paling berpengaruh dari Jepang. Perusahaan ini berdiri pada tahun 1935 dengan nama awal Fuji Telecommunications Equipment Manufacturing. Sejak awal, Fujitsu bergerak di bidang teknologi komunikasi, terutama perangkat telekomunikasi yang saat itu sangat penting untuk mendukung modernisasi Jepang. Nama “Fujitsu” sendiri berasal dari kombinasi Fuji dan Tsūshin, yang berkaitan dengan komunikasi atau telekomunikasi.
Pada masa awal berdirinya, Fujitsu belum dikenal sebagai perusahaan komputer seperti sekarang. Fokus utamanya adalah membantu membangun infrastruktur komunikasi. Namun, seiring berkembangnya kebutuhan industri, Fujitsu mulai masuk ke dunia komputasi, sistem informasi, perangkat keras, dan layanan teknologi.
Perjalanan Fujitsu mirip seperti pohon besar yang tumbuh dari akar kecil. Akar pertamanya adalah telekomunikasi. Batangnya berkembang menjadi komputer dan sistem informasi. Cabangnya kini menjangkau AI, cloud, cybersecurity, data center, digital transformation, dan sustainability.
Perkembangan Fujitsu dari Masa ke Masa
Setelah Perang Dunia II, Jepang mengalami percepatan pembangunan industri. Di sinilah Fujitsu mulai memainkan peran besar. Perusahaan ini ikut mendorong perkembangan teknologi nasional, terutama melalui komputer, sistem bisnis, dan solusi teknologi untuk perusahaan besar.
Pada era komputer modern, Fujitsu mulai dikenal sebagai produsen perangkat komputasi, server, mainframe, dan sistem enterprise. Produk dan layanannya banyak digunakan oleh perusahaan, lembaga pemerintah, institusi keuangan, serta organisasi besar yang membutuhkan sistem teknologi stabil dan aman.
Fujitsu kemudian memperluas bisnisnya ke pasar internasional. Dari Jepang, perusahaan ini masuk ke Eropa, Asia Pasifik, Amerika, dan berbagai wilayah lain. Kini Fujitsu dikenal bukan hanya sebagai produsen perangkat keras, tetapi juga sebagai penyedia layanan IT global.
Menurut profil resmi Fujitsu, pada tahun fiskal 2024 perusahaan ini mencatat pendapatan 3.550,1 miliar yen, memiliki sekitar 113.000 karyawan per 31 Maret 2025, dan menjadi penyedia layanan IT nomor satu di Jepang berdasarkan pendapatan layanan IT Jepang.
Transformasi Fujitsu ke Layanan Digital
Dulu, banyak orang mengenal Fujitsu lewat komputer, laptop, server, dan perangkat teknologi. Namun, arah bisnis Fujitsu sekarang sudah jauh lebih luas. Perusahaan ini semakin fokus pada digital services, yaitu layanan teknologi yang membantu bisnis berubah menjadi lebih efisien, otomatis, aman, dan berbasis data.
Transformasi ini penting karena dunia bisnis sudah berubah. Perusahaan tidak cukup hanya membeli perangkat keras. Mereka membutuhkan sistem digital yang bisa menghubungkan data, pelanggan, operasional, keamanan, dan inovasi dalam satu ekosistem. Di sinilah Fujitsu masuk sebagai mitra transformasi digital.
Fujitsu memiliki visi untuk menjadi perusahaan teknologi yang menciptakan dampak positif bagi masyarakat melalui layanan digital. Dalam laporan terintegrasi 2025, Fujitsu menyebut visi 2030-nya sebagai perusahaan teknologi yang mewujudkan net positive melalui digital services.
Bisnis Utama Fujitsu Saat Ini
Saat ini, bisnis Fujitsu berfokus pada beberapa area utama, terutama IT services, hybrid cloud, AI, data, cybersecurity, modernisasi sistem, consulting, dan digital transformation. Perusahaan ini membantu klien membangun sistem teknologi yang lebih cepat, aman, dan siap menghadapi kebutuhan masa depan.
Salah satu strategi penting Fujitsu adalah Fujitsu Uvance. Ini adalah portofolio solusi digital yang dirancang untuk membantu perusahaan dan masyarakat menghadapi tantangan besar, seperti perubahan iklim, efisiensi industri, kesehatan, mobilitas, dan transformasi bisnis. Fujitsu menargetkan pertumbuhan Uvance sebagai bagian penting dari strategi jangka menengahnya. Pada laporan 2025, Fujitsu menyebut target pendapatan Uvance mencapai 700 miliar yen pada FY2025.
| Aspek | Informasi Utama |
|---|---|
| Tahun berdiri | 1935 |
| Negara asal | Jepang |
| Kantor pusat | Tokyo, Jepang |
| Fokus awal | Telekomunikasi |
| Fokus modern | IT services, AI, cloud, data, cybersecurity |
| Karyawan | Sekitar 113.000 per 31 Maret 2025 |
| Pendapatan FY2024 | 3.550,1 miliar yen |
Inovasi Fujitsu dalam AI dan Teknologi Masa Depan
Fujitsu tidak hanya bertahan sebagai perusahaan lama. Ia terus berinovasi agar tetap relevan di era AI. Salah satu contoh penting adalah kerja sama Fujitsu dengan Nvidia untuk membangun infrastruktur AI di Jepang menuju 2030. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung sektor seperti kesehatan, manufaktur, lingkungan, layanan pelanggan, dan robotika pintar.
Selain AI, Fujitsu juga aktif dalam pengembangan komputasi kuantum. Teknologi ini dianggap sebagai salah satu masa depan komputasi karena mampu memproses masalah kompleks yang sulit diselesaikan komputer biasa. Perusahaan Fujitsu bahkan menampilkan fokus pada quantum computing dalam materi resminya, termasuk ambisi terkait komputer kuantum di masa depan.
Fujitsu dan Sustainability
Fujitsu juga menempatkan keberlanjutan sebagai bagian penting dari arah bisnisnya. Perusahaan ini tidak hanya mengejar pertumbuhan pendapatan, tetapi juga ingin memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Dalam laporan terintegrasi 2025, Fujitsu menyebut pencapaian penurunan emisi Scope 3 sebesar 42,9% dibandingkan level tahun fiskal 2020, melampaui target awal pengurangan minimal 12,5% pada FY2025.
Ini menunjukkan bahwa Fujitsu ingin menjadi perusahaan teknologi yang tidak hanya menjual solusi digital, tetapi juga ikut mendorong dunia bisnis menjadi lebih berkelanjutan. Dalam bahasa sederhana, Fujitsu ingin teknologi bukan hanya membuat perusahaan lebih cepat, tetapi juga membuat dunia lebih sehat.
Tantangan yang Pernah Dihadapi Fujitsu
Sebagai perusahaan besar, Fujitsu juga menghadapi tantangan. Salah satu isu reputasi yang banyak diberitakan adalah keterlibatan sistem Horizon di Inggris dalam skandal Post Office. Kasus ini memberi tekanan besar pada reputasi Fujitsu di pasar Inggris. The Guardian melaporkan pada Januari 2026 bahwa pimpinan Fujitsu Eropa, Paul Patterson, akan mundur dari jabatan eksekutifnya di tengah sorotan terkait skandal tersebut.
Namun, seperti banyak perusahaan teknologi besar lainnya, Fujitsu terus melakukan transformasi. Tantangannya sekarang adalah menjaga kepercayaan publik, memperkuat tata kelola, dan membuktikan bahwa inovasi teknologi harus berjalan bersama tanggung jawab sosial.
Kesimpulan
Sejarah perusahaan Fujitsu adalah kisah panjang tentang transformasi. Dari perusahaan telekomunikasi Jepang pada tahun 1935, Fujitsu berkembang menjadi pemain global di bidang teknologi informasi. Perusahaan ini melewati banyak era, mulai dari telekomunikasi, komputer, server, layanan IT, hingga kini masuk ke dunia AI, cloud, data, cybersecurity, sustainability, dan digital transformation.
Fujitsu tetap relevan karena berani berubah. Ia tidak berhenti di masa lalu sebagai produsen perangkat keras, tetapi bergerak menjadi penyedia solusi digital modern. Dengan jumlah karyawan global yang besar, posisi kuat di pasar IT Jepang, dan strategi masa depan melalui Fujitsu Uvance, perusahaan ini masih menjadi salah satu nama penting dalam industri teknologi dunia.
FAQ tentang Sejarah Fujitsu
1. Kapan Fujitsu berdiri?
Fujitsu berdiri pada tahun 1935 di Jepang dengan nama awal Fuji Telecommunications Equipment Manufacturing.
2. Apa bisnis utama Fujitsu saat ini?
Bisnis utama Fujitsu saat ini adalah layanan IT, digital transformation, cloud, AI, data, cybersecurity, consulting, dan solusi enterprise.
3. Fujitsu berasal dari negara mana?
Fujitsu berasal dari Jepang dan berkantor pusat di Tokyo.
4. Apakah Fujitsu masih memproduksi komputer?
Fujitsu masih dikenal di bidang perangkat teknologi, tetapi fokus bisnis modernnya lebih besar pada layanan digital dan solusi IT enterprise.
5. Apa fokus masa depan Fujitsu?
Fokus masa depan Fujitsu adalah menjadi perusahaan teknologi yang menciptakan dampak positif melalui AI, layanan digital, sustainability, data, cloud, dan Fujitsu Uvance.
Baca Juga :