Sejarah Perusahaan LG

Sejarah Perusahaan LG

LG adalah salah satu perusahaan besar asal Korea Selatan yang namanya sudah sangat akrab di dunia elektronik, peralatan rumah tangga, layar digital, baterai, kimia, dan teknologi modern. Saat ini, nama LG sering dikaitkan dengan produk seperti TV OLED, kulkas, mesin cuci, AC, monitor, perangkat audio, hingga solusi kendaraan listrik. Namun, perjalanan LG tidak langsung dimulai dari teknologi canggih. Justru, sejarah perusahaan LG berawal dari industri kosmetik dan kimia sederhana pada tahun 1947, jauh sebelum Korea Selatan dikenal sebagai pusat inovasi teknologi dunia. Berdasarkan sejarah resmi LG Group, perusahaan ini bermula dari Lak Hui Chemical Industrial Corp., lalu berkembang melalui merek Lucky dan GoldStar sebelum akhirnya memakai nama LG pada 1995.

Awal Berdirinya LG pada 1947

Sejarah LG dimulai ketika Koo In-hwoi mendirikan Lak Hui Chemical Industrial Corp. pada 1947. Pada masa itu, Korea Selatan belum menjadi negara industri maju seperti sekarang. Kondisi ekonomi masih berat, pasar domestik masih berkembang, dan kebutuhan masyarakat terhadap produk lokal berkualitas mulai tumbuh. Di tengah situasi tersebut, LG hadir dengan produk awal berupa Lucky Cream, sebuah produk kosmetik yang kemudian menjadi pondasi awal ekspansi perusahaan. Dari sini terlihat bahwa LG tidak lahir sebagai perusahaan elektronik, melainkan sebagai perusahaan kimia dan konsumen yang memahami kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Peran Koo In-hwoi sebagai Pendiri

Koo In-hwoi punya peran penting dalam membentuk karakter awal LG sebagai perusahaan yang berani masuk ke industri baru. Ia tidak hanya membangun bisnis untuk menjual produk, tetapi juga menciptakan fondasi manufaktur lokal Korea. Kalau kita ibaratkan, Koo In-hwoi seperti orang yang menanam pohon kecil di tanah yang belum subur, tetapi punya keyakinan bahwa pohon itu kelak bisa menjadi hutan besar. Visi inilah yang membuat LG terus bergerak dari kosmetik ke plastik, lalu ke elektronik dan teknologi global. Setelah Koo In-hwoi, kepemimpinan perusahaan dilanjutkan oleh generasi keluarga Koo, termasuk Koo Cha-kyung, Koo Bon-moo, dan kemudian Koo Kwang-mo.

Produk Pertama: Lucky Cream

Produk pertama LG, Lucky Cream, menjadi simbol awal perusahaan dalam membangun kepercayaan konsumen. Brand produk ini penting karena menunjukkan strategi LG sejak awal: masuk ke kebutuhan sehari-hari, membuat produk yang bisa dipakai banyak orang, lalu memperluas bisnis secara bertahap. Dari satu produk kosmetik, LG kemudian mulai memahami pasar rumah tangga, bahan kimia, kemasan, dan distribusi. Inilah yang nantinya membantu LG saat masuk ke produk plastik, sabun, pasta gigi, dan elektronik. Jadi, kalau hari ini kita melihat LG sebagai merek teknologi premium, akar bisnisnya tetap dekat dengan kehidupan rumah tangga masyarakat.

Masuk ke Industri Plastik Korea

Salah satu langkah besar dalam sejarah perusahaan LG terjadi ketika Lak Hui Chemical mulai masuk ke industri plastik. Menurut catatan sejarah LG, perusahaan memperkenalkan mesin injection molding pertama di Korea dan memproduksi produk plastik seperti sisir dan kotak sabun. Ini bukan langkah kecil, karena pada masa itu plastik menjadi material modern yang sangat penting untuk kebutuhan rumah tangga dan industri. Dengan masuk ke plastik, LG tidak hanya menjual barang, tetapi juga membantu membangun kemampuan manufaktur Korea Selatan.

Produksi Sisir dan Kotak Sabun Plastik

Produk seperti sisir dan kotak sabun mungkin terdengar sederhana, tetapi pada masa awal industrialisasi Korea, produk seperti ini punya nilai besar. Barang-barang tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan lokal mampu membuat produk praktis, murah, dan berguna untuk masyarakat. Dari sinilah LG mulai dikenal sebagai perusahaan yang bisa mengubah bahan kimia menjadi produk konsumen nyata. Ini juga menjadi jembatan penting menuju bisnis yang lebih kompleks, termasuk elektronik, komponen, baterai, dan material industri. Dengan kata lain, sejarah LG bukan cerita tentang lompatan instan, tetapi cerita tentang pertumbuhan bertahap yang sangat disiplin.

Lahirnya GoldStar pada 1958

Pada 1958, LG mendirikan GoldStar, perusahaan yang nantinya menjadi cikal bakal LG Electronics. GoldStar menjadi bagian penting dalam sejarah LG karena membawa perusahaan masuk ke dunia elektronik. Jika Lucky mewakili bisnis kimia dan produk rumah tangga, maka GoldStar mewakili ambisi teknologi. Dari titik ini, LG mulai bergerak dari produk konsumsi sederhana menuju perangkat elektronik yang lebih maju. Nama GoldStar bahkan menjadi sangat dikenal di berbagai negara sebelum akhirnya digabung dalam identitas LG.

Radio Korea Pertama dari GoldStar

Salah satu pencapaian penting GoldStar adalah produksi radio Korea pertama. Pada masa itu, radio bukan sekadar alat hiburan. Radio adalah jendela informasi, media komunikasi, dan simbol modernitas. Dengan membuat radio lokal, GoldStar membantu Korea Selatan mengurangi ketergantungan pada produk impor. Ini menjadi bukti awal bahwa perusahaan Korea mampu bersaing dalam teknologi elektronik. Dari radio, GoldStar kemudian berkembang ke berbagai perangkat seperti televisi, kulkas, mesin cuci, AC, dan produk elektronik lainnya.

Perubahan Nama Menjadi Lucky-Goldstar

Pada 1983, grup ini memakai nama Lucky-Goldstar. Nama tersebut menggabungkan dua identitas besar perusahaan: Lucky dari bisnis kimia dan konsumen, serta GoldStar dari bisnis elektronik. Perubahan ini penting karena menunjukkan bahwa perusahaan sudah tidak lagi berjalan sebagai bisnis tunggal, tetapi sebagai konglomerasi dengan banyak lini usaha. LG sendiri menjelaskan bahwa pada masa pertumbuhan ini, Lucky dan GoldStar membangun banyak afiliasi, sementara grup memperluas bisnis ke sektor teknologi tinggi, petrokimia, energi, semikonduktor, konstruksi, distribusi, asuransi, dan layanan lain.

Ekspansi ke Elektronik dan Kimia

Ekspansi LG ke elektronik dan kimia menjadi kombinasi yang sangat kuat. Bisnis kimia memberi perusahaan kemampuan dalam material, plastik, baterai, dan bahan industri. Sementara bisnis elektronik memberi akses ke pasar konsumen global. Gabungan ini membuat LG punya ekosistem yang luas, bukan hanya menjual produk akhir, tetapi juga mengembangkan komponen dan teknologi pendukung. Inilah salah satu alasan LG bisa bertahan lama. Perusahaan tidak hanya bergantung pada satu produk, melainkan membangun banyak kaki bisnis seperti meja yang kokoh.

Rebranding Menjadi LG pada 1995

Tahun 1995 menjadi tonggak besar karena Lucky-Goldstar resmi melakukan rebranding menjadi LG. Nama yang lebih pendek ini lebih mudah diingat, lebih global, dan lebih fleksibel untuk berbagai kategori bisnis. Pada fase ini, LG mulai memperkuat citra sebagai merek internasional, bukan hanya perusahaan Korea. Rebranding juga membuat perusahaan lebih mudah bersaing dengan merek global lain seperti Samsung, Sony, Panasonic, dan Philips. Menurut informasi merek LG, slogan “Life’s Good” kemudian menjadi bagian penting dari identitas perusahaan.

Makna Brand “Life’s Good”

Slogan “Life’s Good” terdengar sederhana, tetapi sangat kuat secara branding. Pesannya jelas: teknologi seharusnya membuat hidup lebih mudah, nyaman, dan menyenangkan. Ini cocok dengan posisi LG di pasar elektronik rumah tangga. Ketika seseorang membeli mesin cuci, TV, AC, atau kulkas LG, yang dijual bukan hanya mesin, tetapi kenyamanan hidup. Dalam dunia SEO dan branding, pesan seperti ini sangat bernilai karena mudah diingat dan punya emosi positif. LG berhasil menjadikan mereknya bukan hanya soal spesifikasi, tetapi juga soal pengalaman hidup.

Perkembangan LG Electronics

LG Electronics menjadi salah satu wajah paling terkenal dari LG Group. Perusahaan ini bergerak di produk elektronik konsumen, peralatan rumah tangga, TV, solusi kendaraan, dan layanan berbasis platform. Pada 2025, LG Electronics melaporkan pendapatan konsolidasi sebesar KRW 89,2 triliun dan laba operasi KRW 2,48 triliun. LG juga menyebut pendapatan 2025 sebagai rekor tahunan kedua berturut-turut, dengan pertumbuhan didorong oleh bisnis home appliance, vehicle solutions, B2B, webOS, layanan berbasis produk, dan direct-to-consumer.

Bisnis Peralatan Rumah Tangga

Bisnis peralatan rumah tangga adalah salah satu kekuatan utama LG. Produk seperti kulkas, mesin cuci, pengering, AC, purifier, dan perangkat dapur menjadi bagian besar dari reputasi LG di pasar global. Keunggulan LG biasanya terletak pada desain modern, efisiensi energi, fitur pintar, dan integrasi teknologi seperti inverter serta konektivitas. Di era modern, LG juga mengembangkan model subscription dan layanan berbasis perangkat, sehingga hubungan dengan pelanggan tidak berhenti setelah produk terjual. Ini membuat bisnis LG lebih stabil karena pendapatan bisa datang dari produk, layanan, dan ekosistem digital.

TV, Display, dan Hiburan Digital

LG juga sangat dikenal dalam dunia TV dan display, terutama lewat teknologi OLED. Di pasar premium, TV OLED LG sering diposisikan sebagai pilihan untuk pengguna yang menginginkan kualitas gambar tinggi, warna mendalam, dan pengalaman sinematik di rumah. Selain hardware, LG juga memperkuat platform webOS, yang menjadi bagian dari strategi layanan digital. Dengan webOS, LG tidak hanya menjual TV sebagai perangkat, tetapi juga sebagai pintu masuk ke konten, iklan digital, aplikasi, dan layanan hiburan. Strategi ini menunjukkan perubahan besar dalam industri elektronik: nilai produk tidak lagi hanya ada pada perangkat fisik, tetapi juga pada software dan ekosistem.

LG di Era Modern

Di era modern, LG tidak hanya bersaing di pasar elektronik rumah tangga. Perusahaan ini juga masuk ke area yang lebih strategis seperti solusi kendaraan listrik, komponen otomotif, AI, pendingin data center, robotik, baterai, dan layanan B2B. Pada kuartal pertama 2026, laporan Wall Street Journal menyebut LG Electronics kembali mencatat laba bersih setelah sebelumnya mengalami kerugian kuartalan, dengan pendapatan kuartal I 2026 sebesar KRW 23,727 triliun dan laba operasi KRW 1,674 triliun. Kinerja ini didorong oleh pemulihan bisnis home appliance, efisiensi biaya, penjualan produk premium, dan perluasan area pertumbuhan baru seperti pendinginan data center berbasis AI dan heat pump.

Pendapatan dan Kinerja Terbaru

Data terbaru menunjukkan bahwa LG masih menjadi pemain kuat di industri global, meskipun menghadapi tantangan seperti tekanan biaya, permintaan konsumen yang berubah, dan kompetisi ketat. Pada 2025, LG Electronics mencatat rekor pendapatan tahunan KRW 89,2 triliun, tetapi laba operasi turun dibandingkan tahun sebelumnya karena tekanan di beberapa segmen, termasuk bisnis media entertainment. Pada 2026, perusahaan mulai menunjukkan pemulihan melalui efisiensi, peningkatan produksi lokal, serta fokus pada bisnis yang lebih tahan terhadap fluktuasi pasar. Ini penting karena sejarah LG selalu menunjukkan pola yang sama: ketika pasar berubah, LG berusaha menyesuaikan arah, bukan hanya bertahan dengan cara lama.

Fokus pada AI, B2B, dan Mobilitas

Arah LG saat ini semakin kuat ke AI, B2B, solusi kendaraan, dan layanan digital. Ini berbeda dengan citra lama LG yang hanya dikenal sebagai produsen TV dan kulkas. Sekarang, LG ingin menjadi perusahaan solusi pintar. Bisnis vehicle solutions menjadi penting karena industri otomotif sedang berubah menuju kendaraan listrik, software-defined vehicles, dan sistem infotainment modern. Sementara itu, kebutuhan data center untuk AI membuka peluang baru pada teknologi pendinginan, heat pump, dan solusi energi efisien. Dengan kata lain, LG sedang bergerak dari “pembuat barang elektronik” menjadi “penyedia ekosistem teknologi”.

Pelajaran Bisnis dari Sejarah LG

Ada beberapa pelajaran penting dari sejarah perusahaan LG. Pertama, perusahaan besar tidak selalu lahir dari produk besar. LG memulai dari kosmetik, plastik, dan produk rumah tangga sederhana, lalu membangun kemampuan industri secara bertahap. Kedua, rebranding bisa menjadi alat penting untuk naik kelas. Perubahan dari Lucky-Goldstar menjadi LG membuat perusahaan lebih mudah diterima pasar global. Ketiga, inovasi harus mengikuti perubahan zaman. Jika dulu radio dan plastik adalah simbol modernitas, sekarang AI, OLED, EV component, dan smart home menjadi medan persaingan baru.

Pelajaran lainnya adalah pentingnya diversifikasi. LG tidak hanya bergantung pada satu kategori produk. Saat pasar TV melemah, perusahaan masih punya home appliance, vehicle solutions, B2B, kimia, display, dan bisnis lainnya. Strategi seperti ini ibarat memiliki beberapa mesin dalam satu kapal besar. Jika satu mesin melambat, mesin lain masih bisa membantu kapal tetap bergerak. Inilah alasan LG tetap relevan selama puluhan tahun, meskipun dunia teknologi berubah sangat cepat.

Kesimpulan

Sejarah perusahaan LG adalah kisah transformasi panjang dari perusahaan kimia lokal menjadi konglomerasi teknologi global. Dimulai dari Lak Hui Chemical pada 1947, LG tumbuh melalui produk Lucky Cream, masuk ke industri plastik, mendirikan GoldStar pada 1958, berubah menjadi Lucky-Goldstar pada 1983, lalu melakukan rebranding besar menjadi LG pada 1995. Saat ini, LG dikenal sebagai salah satu merek teknologi paling penting di dunia, terutama dalam peralatan rumah tangga, TV premium, display, solusi kendaraan, dan layanan berbasis teknologi. Perjalanan LG membuktikan bahwa inovasi bukan hanya soal menciptakan produk canggih, tetapi juga soal membaca kebutuhan zaman, berani berubah, dan membangun kepercayaan konsumen selama puluhan tahun.

FAQ Seputar Sejarah LG

1. LG berasal dari negara mana?

LG berasal dari Korea Selatan. Perusahaan ini berawal dari Lak Hui Chemical Industrial Corp. yang didirikan pada 1947 oleh Koo In-hwoi. Kini LG memiliki bisnis global di berbagai negara dan bergerak dalam banyak sektor teknologi.

2. Apa nama lama perusahaan LG?

Nama lama LG adalah Lucky-Goldstar. Sebelum itu, perusahaan berawal dari Lak Hui Chemical dan kemudian mendirikan GoldStar untuk bisnis elektronik. Nama LG mulai digunakan secara resmi setelah rebranding pada 1995.

3. Siapa pendiri LG?

Pendiri LG adalah Koo In-hwoi. Ia mendirikan perusahaan pada 1947 dan membangun fondasi awal bisnis LG di bidang kimia, produk konsumen, dan manufaktur.

4. Apa produk pertama LG?

Produk pertama LG dikenal sebagai Lucky Cream, yaitu produk kosmetik yang menjadi awal perjalanan perusahaan. Dari produk tersebut, LG berkembang ke plastik, elektronik, dan teknologi global.

5. Apa arti slogan LG “Life’s Good”?

Slogan “Life’s Good” menggambarkan visi LG untuk membuat hidup konsumen lebih nyaman, mudah, dan menyenangkan melalui teknologi. Slogan ini juga membantu memperkuat identitas LG sebagai merek global yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :

Sejarah Perusahaan Apple